Warisan Budaya Berwujud yang Terdaftar
Gerbang Torii Besar
1928
Konstruksi beton bertulang dengan beberapa elemen rangka baja
Tinggi: 24 m, Lebar: 18 m
Artikel ini dapat dibaca dalam 2 menit.

Gerbang besar menuju Era Showa,
perpaduan antara tradisi dan teknologi
Gerbang Torii Besar dibangun pada 1928 untuk memperingati penobatan Kaisar Hirohito (1901–1989) ke Takhta Krisan. Gerbang yang mengesankan ini memiliki tinggi 24 meter dan lebar 18 meter.




Gerbang dibuat dengan gaya torii myojin tradisional, tetapi dibangun menggunakan teknologi bangunan modern, seperti rangka baja dan beton bertulang. Dengan ciri khas pilar-pilarnya yang megah, gerbang ini merupakan landmark populer di wilayah Okazaki, Kyoto, dan merupakan struktur arsitektur tak ternilai yang menampilkan perpaduan teknik tradisional dan modern.



Gerbang torii myojin
Ini adalah satu dari dua gaya gerbang torii yang utama. Gerbang ini memiliki tiga ciri khas: dua ambang pintu dengan ujung melengkung, pilar-pilar yang miring ke dalam menuju bagian atas gerbang, dan balok melintang bawah yang melewati dan menonjol dari pilar-pilar tersebut. Dibandingkan dengan garis-garis lurus pada gaya gerbang torii shinmei, gerbang torii myojin memiliki ciri khas dalam penggunaan garis lengkung.

Kaisar Showa (Hirohito)
Kaisar Showa (1901–1989), juga dikenal sebagai Kaisar Hirohito, adalah kaisar ke-124 Jepang. Ia memerintah dari tahun 1926 hingga 1989.
MOVIE
Rasakan kehadirannya
melalui video.
Video narasi yang menampilkan Gerbang Torii Besar
. Dapatkan gambaran yang lebih dalam tentang keindahan properti ini dengan menonton videonya.
Durasi: (Audio akan diputar)
Silakan jawab kuesioner kami.
Perkiraan waktu: 30 detik